Viral Sopir HR-V Kena Serangan Jantung Seruduk Parkiran
Makassar menjadi sorotan publik setelah sebuah video viral menunjukkan slot bonus insiden tragis yang melibatkan sebuah mobil Honda HR‑V yang kehilangan kendali dan menabrak sejumlah kendaraan terparkir di Jalan Andi Djemma, Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Kejadian ini memicu diskusi luas soal keselamatan berkendara, kondisi kesehatan pengemudi, serta tata letak parkir di area padat kota.
Kronologi Kejadian
Insiden terjadi pada Kamis, 8 Januari 2026 sekitar pukul 18.12 Wita di Jalan Andi Djemma, salah satu ruas jalan utama di kota. Sebuah Honda HR‑V bernomor polisi DD 1805 AAA tiba‑tiba oleng di tengah lalu lintas, kemudian menabrak kendaraan yang sedang terparkir di pinggir jalan.
Menurut keterangan petugas kepolisian dari Satuan slot server kamboja Lalu Lintas Polrestabes Makassar, mobil tersebut pertama kali menabrak Toyota Alphard yang di parkir di tepi jalan. Setelah benturan awal, kendaraan itu terus melaju dan menghantam Honda Brio serta dua unit sepeda motor yang juga berada di lokasi parkir.
Rekaman video yang beredar memperlihatkan ban HR‑V mengeluarkan asap tebal setelah serangkaian tabrakan, sementara warga sekitar berusaha membantu dan mematikan mesin kendaraan dengan cara memecahkan kaca.
Pengemudi Diduga Mengalami Serangan Jantung
Petugas lalu lintas memastikan bahwa pengemudi berinisial Muslmin (44) diduga mengalami serangan jantung saat mengemudi, yang menyebabkan ia kehilangan kendali atas kendaraannya. Setelah kejadian, Muslmin sempat di larikan ke Rumah Sakit Faisal Makassar, tetapi nyawanya tidak tertolong dan di nyatakan meninggal dunia.
Pendapat awal ini muncul setelah pihak medis dan aparat kepolisian melakukan pemeriksaan di lokasi dan menyimpulkan bahwa indikasi medis mendukung dugaan serangan jantung sebagai pemicu kecelakaan.
Dampak dan Korban
Beruntung, meskipun kecelakaan ini terlihat parah, tidak semua korban mengalami luka serius. Pengemudi Toyota Alphard, Heri Surono (45), serta pemilik Honda Brio dan dua motor yang tertabrak di laporkan selamat tanpa cedera serius.
Kerusakan material berupa penyok dan goresan pada sejumlah kendaraan menjadi bukti betapa kuatnya benturan yang terjadi dalam kecelakaan ini. Sementara itu, warga setempat ikut menyatakan keprihatinan atas peristiwa yang viral di media sosial tersebut.
Sorotan pada Parkir di Ruas Jalan Utama
Kejadian ini sekaligus membuka kembali perdebatan soal tata letak parkir di sepanjang ruas jalan utama di Makassar. Jalan Andi Djemma merupakan area dengan arus lalu lintas tinggi yang sering di gunakan untuk parkir kendaraan pribadi di bahu jalan.
Beberapa pihak menilai parkir di bahu jalan seperti ini dapat meningkatkan risiko tabrakan, terutama jika pengemudi kehilangan kendali atau mengalami kondisi darurat kesehatan saat berkendara. Kondisi serupa telah menjadi tantangan di Makassar, di mana lahan parkir yang terbatas sering memaksa pengendara meletakkan kendaraan di pinggir jalan.
Kesadaran Kesehatan dan Keselamatan Berkendara
Kasus ini menggarisbawahi pentingnya kesadaran kesehatan bagi para pengemudi. Serangan jantung mendadak merupakan kondisi medis yang serius dan bisa terjadi tanpa gejala yang jelas. Para ahli kesehatan selalu menganjurkan pemeriksaan rutin untuk mengetahui faktor risiko seperti tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, serta riwayat penyakit jantung.
Selain itu, penerapan aturan lalu lintas dan parkir yang lebih ketat, termasuk penataan titik parkir resmi, dapat membantu mencegah kecelakaan serupa di masa depan. Pemerintah kota dan pihak berwenang lalu lintas diharapkan mampu mengevaluasi dan merancang kebijakan yang lebih efektif terhadap kendaraan yang parkir di area padat agar tidak mengganggu arus lalu lintas dan mengurangi potensi kecelakaan.
Kesimpulan
Insiden viral pengemudi HR‑V yang di duga mengalami serangan jantung dan menyeruduk kendaraan terparkir di Makassar menjadi pengingat kuat bahwa kesehatan pengemudi, tata letak parkir, dan keselamatan berkendara adalah elemen penting yang saling berkaitan. Peristiwa ini mendorong diskusi lebih luas terkait bagaimana kota besar seperti Makassar dapat memperbaiki kebijakan perparkiran dan meningkatkan kesadaran kesehatan serta keselamatan di jalan.